<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penamuslim.com</title>
	<atom:link href="http://penamuslim.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://penamuslim.com</link>
	<description>pustaka ilmu &#124; buku - ebook  - mp3 qur&#039;an - artikel</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 May 2012 01:28:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an Tahapan II : Pengucapan Huruf Hijaiyah</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-ii-pengucapan-huruf-hijaiyah/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-ii-pengucapan-huruf-hijaiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 23:45:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[al quran]]></category>
		<category><![CDATA[belajar al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Mudah Tahsin Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengucapkan huruf arab dan qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[membaca qur an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an Tahapan II : Pengucapan Huruf Hijaiyah Pada Tahap II Belajar Tahsin Al-Qur’an ini yaitu Pengucapan Huruf Hijaiyah, kaidahnya seseorang dikatakan fasih didalam mengucapkan huruf hijaiyah ketika dia mampu mengucapkan setiap huruf seuai dengan makhroj dan sifat-sifat yang dimilikinya. Mari kita latih bersama pengucapan huruf dari a sampai ya dan kesalahan-kesalahan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_815" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/05/quran1.jpeg"><img class="size-thumbnail wp-image-815" title="Belajar Mudah Tahsin Qur'an Tahapan II " src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/05/quran1-150x150.jpg" alt="Belajar Mudah Tahsin Qur'an Tahapan II : Pengucapan Huruf Hijaiyah" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Belajar Mudah Tahsin Qur&#39;an</p></div>
<p><strong>Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an Tahapan II : Pengucapan Huruf Hijaiyah</strong></p>
<p>Pada Tahap II Belajar Tahsin Al-Qur’an ini yaitu Pengucapan Huruf Hijaiyah, kaidahnya seseorang dikatakan fasih didalam mengucapkan huruf hijaiyah ketika dia mampu mengucapkan setiap huruf seuai dengan makhroj dan sifat-sifat yang dimilikinya.</p>
<p>Mari kita latih bersama pengucapan huruf dari a sampai ya dan kesalahan-kesalahan yang sering terjadi pada huruf-huruf tersebut.</p>
<p>1. Huruf ء ( A )<br />
Makhroj ketika mengucapkan huruf A berada pada tenggorokan yang terjauh.</p>
<p>Latihannya  :</p>
<p style="text-align: right;">
<span style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 200%;"><strong>أَ إِيْ اُوْ بأْ أُوأًَ أَنِ أَأْ نَ مِنَ الْمُوْنِ مَإِ يْأًَ أَنِ أًَ</strong></span></p>
<p style="text-align: right;">
Kesalahan pada huruf A biasanya sering terjadi ketika bertemu dengan huruf ‘ain, sehingga antara huruf hamzah dengan A seringkali saling mempengaruhi.<br />
Contoh : a’uudzu seringkali dibaca ‘auudzu</p>
<p>2. Huruf ب ( BA )<br />
Huruf ba dikeluarkan dengan cara merapatkan kedua bibir kita. Danketika mati atau ba disukun maka terdengar pantulan.<br />
Kesalahan yang terjadi seringkali Ba lupa untuk dipantulkan suaranya.</p>
<p>Latihannya :</p>
<h2 style="text-align: right;"><strong>بَا بِيْ بُوْ بَبْ بُوْ بًَا بَنِ بَبْ نَ مِنَ الْمُبنِ مَبِيْبًَا بَنِبًَا</strong></h2>
<p>3. Huruf ت ( TA )<br />
Huruf Ta keluar dengan menyentuhkan ujung lidah kita dengan gusi-gusi gigi seri bagian atas. Kemudian huruf Ta ketika diucapkan terdengar ada nafas yang mengalir. Atau dalam ilmu tajwid disebut dengan sifat Al-Hams.<br />
Tidak boleh membaca huruf Ta misalkan dengan menyentuhkan ujung lidah dengan gigi kita. Kemudian sering kali nafasnya tidak mengalir ketika mengucakan huruf Ta.</p>
<p>Latihannya: <strong>تَا تِتيْ تُوْ تَتْ تُوْ تًَا تَنِ تَتْ نَ مِنَ الْمُتْنِ مَتِيْتًَا تَنِتًَا</strong></p>
<p>4. Huruf <strong>ث</strong> ( TSA )<br />
Huruf Tsa dikeluarkan dengan menyentuhkan ujung lidah kita dengan dinding dua gigi seri bagian atas, diucapkan dengan suara dan nafas yang terdengar mengalir.<br />
Biasanya huruf Tsa terjadi kesalahan pada suara yang tidak mengalir,jadi sekedar nafasnya saja yang mengalir, atau lidah yang keluar terlalu panjang. Jadi yang tepat adalah ujung lidah disentuhkan dengan dinding dua gigi seri bagian atas.</p>
<p>Latihannya :</p>
<h2 style="text-align: right;"><strong>ثَا ثِتيْ ثُوْ ثَتْ ثُوْ ثًَا ثَنِ ثَثْ نَ مِنَ الْمُثْنِ مَثِيْثًَا ثَنِثًَا</strong></h2>
<p>5. Huruf <strong>ج</strong> ( JA )<br />
Huruf Ja dikeluarkan dengan menyentuhkan tengah-tengah lidah dengan langit langit.<br />
Kesalahan yang sering munculketika mengucapkan huruf Ja adalah mengalirnya nafas, padahal kalau kita melihat sifat yang dimiliki huruf Ja adalah tidak boleh mengalir nafas atau disebut dengan Al-Jahr, lawan dari Al-Hams.</p>
<p>Latihannya :</p>
<h2 style="text-align: right;"><strong>جَا جِتيْ جُوْ بَجْ جُوْ جًا جَنِ جَجْ نَ مِنَ الْمُجْنِ مَجِيجًَا جَنجًَا</strong></h2>
<p>6. Huruf <strong>ح</strong> ( ha )<br />
Huruf ha dikeluarkan dari tengah-tengah tenggorokan.<br />
Kesalahan yang paling sering ketika mengucapkan huruf ha adalah seringkali terpengaruh dengan huruf Ha.</p>
<p>Latihannya :</p>
<h2 style="text-align: right;"><strong>حَا حِتيْ حُوْ بَحْ حُوْ حَااًَ حَنِ حَحْ نَ مِنَ الْمُحْنِ مَحِيحًا حَنِحًَا</strong></h2>
<p>7. Huruf <strong>خ</strong> ( KHO )<br />
Huruf Kho dikeluarkan dari pangkal tenggorokan, diucapkan dengan mengalir nafas, atau lebih praktisnya pegucapan huruf Kho persis terdengar sperti orang yang tidur dalam keadaan mendengkur/mengorok.<br />
Kesalahan pada pengucapan huruf Kho biasanya adalah suara yang tidak menebal, padahal huruf Kho memiliki sifat Al-Isti’la. Ada sebuah kaidah yaitu semua huruf yang memilki sifat Al-Isti’la mesti diucapkan dengan suara yang tebal.</p>
<p>Latihannya :</p>
<h2 style="text-align: right;"><strong>خَا خِتيْ خُوْ بَخْ خُوْ خَاً خَنِ خَخْ نَ مِنَ الْمُخْنِ مَخِيخًا خَنِحخًا</strong></h2>
<p>8. Huruf <strong>د</strong> ( DA )<br />
Huruf Da diucapkan dengan menyantuhkan ujung lidah kita dengan bagian gusi-gusi dua gigi seri bagian atas.<br />
Kesalahan yang sering dilakukan adalah menyentuhkan ujung lidah dengan langit-langit, dan kesalahan yang lainnya ketika mengucapkan huruf Da adalah melupakan sifat Qolqolah yang dimilki huruf Da.</p>
<p>Latihannya :</p>
<h2 style="text-align: right;"><strong>دَا دِيْدُوْ بَدْ دُوْ د ًَ دَنِدَدْ نَمِنَ الْمُدْنِ مَدِيد ًَ دَنِد ًَا</strong></h2>
<p>9. Huruf <strong>ذ</strong> ( DZA )<br />
Huruf Dza diucapkan dengan menyentuhkan ujnug lidah dengan dinding dua gigi seri bagian atas seperti kita mengucapkan huruf Tsa,ujung liodah boleh ditampakan ataupun tidak nampak.<br />
Kesalahan yang suka terjadi pada pengucapan huruf Dza suara yang seringkali tertahan ketika diucapkan dalam keadaan sukun atau suara seringkali dipantulkan.</p>
<p>Latihannya : <strong>ذَا ذِيْذُوْ بَذْ ذُوْ ذ ًَ ذَنِذَذْ نَمِنَ الْمُذْنِ مَذِيذ ًَا ذَنِذ ًَا</strong></p>
<p>10. Huruf <strong>ر</strong> ( RO )<br />
Huruf Ro diucapkan dengan menyentuhkan punggung lidah dengan langit-langit.</p>
<p>Laihannya : <strong>رَا رِيْرُوْ بَرْ رُوْ ر ًَ رَنِرَرْ نَمِنَ الْمُرْنِ مَرِير ًَا رَنِر ًَا</strong></p>
<p>11. Huruf <strong>ز</strong> ( ZA )<br />
Huruf Za diucapkan dengan cara ujung lidah kita berada diantara dua gigi seri bagian atas dan bagian bawah.Menyerupai dengan pengucapan huruf Z didalam huruf latin, tetapi ingat huruf Za bersifat Al-Jahr artinya ketika kita menhucapkan huruf Za suara kita mengalir akan tetapi nafas tidak boleh mengalir.</p>
<p>Latihannya : <strong>زَا زِيْرُوْ بَزْ زُوْ ز ًَ زَنِزَزْ نَمِنَ الْمُزْنِ مَزِيز ًَا زَنِز ًَا</strong></p>
<p>12. Huruf <strong>س</strong> ( SA )<br />
Huruf Sa diucapkan dengan ujung lidah berada diantara dua gigi seri kita.<br />
Diantara sifat yang menonjol ketika kita mengucapkan huruf Sa atau huruf Sin, adalah sifat Ash-Shofir dimana ketika mengucapkan huruf Sa ada suara tambahan yang menyerupai dengan suara belalang.</p>
<p>Latihannya : <strong>سَا سِيْ سُوْ بَسْ سُوْ سًَا سَنِ سَ سْ نَمِنَ الْمُسْنِ مَسِيسًَا سَنِسًَا</strong></p>
<p>13. Huruf <strong>ش</strong> ( Sya )<br />
Huruf Sya dikeluarkan dengan cara mengangkat tengah lidah ke langit-langit. Dansifat yang dimiliki huruf Sya yang paling nampak adalah yang disebut dengan sifat At-Tafasyi yaitu menyebarnya angin didalam mulut kita.</p>
<p>Latihannya: <strong>شَا شِيْ شُوْ بَشْ شُوْ شًَا شَنِ شَ شْ نَمِنَ الْمُشْنِ مَشِيشًا شَنِشًَا</strong></p>
<p>14. Huruf <strong>ص</strong> ( SHO )<br />
Huruf Sho sama seperti huruf Sa dan Za, yaitu lidah berada diantara dua gigi seri, untuk memudahkan pengucapan huruf Sho perhatikan sifat Ash-Shofir yang dimiliki oleh huruf Sho, yaitu suara tambahan yang terdengar menyerupai dengan suara angsa.<br />
Dan ingat ketika kita mengucapkan huruf fathah maka bibir kita tidak boleh diucapkan dengan monyong, satu hal yang mesti kita ingat setiap mengucapkan huruf fathah maka dibuka rongga mulutnya dengan sempurna. Tidak ada huruf fathah yang diucapkan dengan cara memonyongkan dua bibir kita.</p>
<p>Latihannya: <strong>صَا صِيْ صُوْ بَصْ صُوْ صًا صَنِ صَصْ نَمِنَ الْمُصْنِ مَصِيصًا صَنِصًَا</strong></p>
<p>15. Huruf <strong>ض</strong> ( DHO )<br />
Huruf Dho diucapkan dengan menyentuhkan sisi lidah kita dengan graham-graham atas, boleh salahsatu sisi disentuhkan dengan salahsatu graham atas kita, atau boleh juga menyentuhkan dua sisi lidah kita dengan dua graham kita.<br />
Diantara sifat yang menonjol pada pengucapan huruf Dho adalah sifat Al-Istitholah, yaitu suara kita memanjang dan terdengar lembut suaranya ketika diucapkan dan memanjang suara kita.</p>
<p>Latihannya : <strong>ضَا ضِيْ ضُوْ بَضْ ضُوْ ضًا ضَنِ ضَضْ نَمِنَ الْمُضْنِ مَضِيضًا ضَنِضًَا</strong></p>
<p>16. Huruf <strong>ط</strong> ( THO )<br />
Huruf Tho diucapkan dengan menyentuhkan ujung lidah dengan gusi-gusi dua gigi seri bagian atas. Sifat yang dimiliki oleh huruf Tho yang mesti nampak ketika kita ucapkan adalah sifat Al-Isti’la dan sifat Al-Itbakh,sehingga dengan dua sifat ini maka ketika Tho diucapkan suara kita terdengar menebal.Dan dalam posisi sukun Tho memiliki sifat Qolqolah sehingga suaranya mesti terdengar mantul.</p>
<p>Latihannya : <strong>طَا طِيْ طُوْ بَطْ طُوْ طًا طَنِ طَ طْ نَمِنَ الْمُطْنِ مَطِيطًا طَنِطًَا</strong></p>
<p>17. Huruf <strong>ظ</strong> ( ZHO )<br />
Huruf Zho diucapkan dengan menyentuhkan ujung lidah dengan dua gigi seri bagian atas sebagaimana kita mengucapkan huruf Dza, yang membedakannya adalah Zho memiliki sifat Al-Isti’la dan sifat Al-Itbakh yang tidak dimilki oleh huruf Dza, sehingga Dza terdengar lebih tipis dibandingkan dengan Zho.</p>
<p>Latihannya : <strong>ظَا ظِيْ ظُوْ بَظْ ظُوْ ظًا ظَنِ ظَ ظْ نَمِنَ الْمُظْنِ مَظِيظًا ظَنِظًا</strong></p>
<p>18. Huruf <strong>ع</strong> ( AIN )<br />
Huruf Ain dikeluarkan dari tengah-tengah tenggorokan seperti kita mengucapkan huruf ha.<br />
Kesalahan sering muncul huruf ‘Ain seringkali diucapkan dengan suara memasuki hidung. Dan perhatikan juga ketika huruf Ain disukun maka suara kita tidakboleh mati.</p>
<p>Latihannya : <strong>عَا عِيْ عُوْ بَعْ عُوْ عًا عَنِ عَ عْ نَمِنَ الْمُعْنِ مَعِيعًا عَنِعًا</strong></p>
<p>19. Huruf <strong>غ</strong> ( GHO )<br />
Huruf GHO diucapkan seperti kita mengucaokan huruf Kho, yaitu diucapkan dari pangkal tenggorokan kita, yang membedakannya adalah Kho mengalir nafas dan Gho tidakmengalir nafas. Dan keduanya memiliki persamaan yaitu keduanya memiliki sifat Al-Isti’la sehingg kedua huruf tersebut ketika diucapkan suara kita mesti terdengar menebal.<br />
Perhatikan posisi mulut kita ketika mengucapkan dalam keadaan fathah tidak dimponyongkan tapi terbuka, ketika dhomah baru bibir kita dimonyongkan sehingga keluar vocal u dengan sempurna. Dan diucapkan dengan suara yang lembut.</p>
<p>Latihannya : <strong>غَا غِيْ غُوْ بَغْ غُوْ غًا غَنِ غَ غْ نَمِنَ الْمُغْنِ مَغِيغًا غَنِغًا</strong></p>
<p>20. Huruf <strong>ف</strong> ( FA )<br />
Huruf Fa diucapka dengan menyentuhkan ujung dua gigi seri kita bagian atas dengan bibir bawah bagian dalam, sepeti kita mengucapkan huruf F didalam huruf latin.<br />
Suara dan angina mesti keluar dengan lembut.</p>
<p>Latihannya : <strong>فَا فِيْ فُوْ بَفْ فُوْ فًا فَنِ فَ فْ نَمِنَ الْمُفْنِ مَفِيفًا فَنِفًا</strong></p>
<p>21. Huruf <strong>ق</strong> ( QO )<br />
Huruf Qo diucapkan dengan cara menyentuhkan pangkal lidah kita dengan langit-langit bagian belakang, diucapkan dengan suara yang tebal dan dalam posisi sukun maka terdengar pantulan suara.</p>
<p>Latihannya : <strong>قَا قِيْ قُوْ بَقْ قُوْ قًَا قَنِ قَ قْ نَمِنَ الْمُقْنِ مَقِيقًا قَنِقًا</strong></p>
<p>22. Huruf <strong>ك</strong> ( KA )<br />
Huruf Ka diucapkan dengan mengangkat pangkal lidah kita keposisi didepan huruf Qof. Diucapkan dengan mengalirkan nafas kita.</p>
<p>Latihannya : <strong>كَا كِيْ كُوْ بَكْ كُوْ كًا كَنِ كَ كْ نَمِنَ الْمُكْنِ مَكِيكًا كَنِكًا</strong></p>
<p>23. Huruf <strong>ل</strong> ( LA )<br />
Huruf La diucapkan dengan menyentuhkan ujung lidah kita disentuhkan dengan langit-langit didepan pengucapan huruf Ro.</p>
<p>Latihannya : <strong>لاَ لِيْ لُوْ بَلْ لُوْ لاًَ لَنِ لَ لْ نَمِنَ الْمُلْنِ مَلِيلاًَ لَنِلاًَ</strong></p>
<p>24. Huruf <strong>م</strong> ( MA )<br />
Huruf Ma diucapkan dengan cara merepatkan dua bibir.</p>
<p>Latihannya : <strong>ماَ ميْ مُوْ بَمْ مُوْ ماًَ مَنِ مَ مْ نَمِنَ الْمُمْنِ مَمِيماًَ مَنِماًَ</strong></p>
<p>25. Huruf <strong>ن</strong> ( NA )<br />
Huruf Na cara pengucapannya dengan menyentuhkan ujung lidah kita diantara posisi Ro dan La.</p>
<p>Latihannya : <strong>ناَ نيْ نُوْ بَنْ نُوْ ناًَ نَنِ نَن نَ مِنَ الْمُنْنِ مَنِيناًَ نَنِناًَ</strong></p>
<p>26. Huruf <strong>و ( WA )<br />
Huruf Wa diucapkan dengan cara memonyongkan dua biir kita.</strong></p>
<p>Latihannya : <strong>واَ وِيْ وُوْ بَوْ وُوْ واًَ وَنِ وَوْ نَ مِنَ الْمُوْنِ مَوِيواًَ وَنِواًَ</strong></p>
<p>27. Huruf <strong>ه</strong> ( Ha )<br />
Huruf ha pengucapannya dikeluarkan dari tenggorokkan yang terjauh, sama seperti kita mengucapkan huruf a. Huruf Ha seringkali diucapkan dari dada, ingat didalam makhorijul huruf kita tidak mengenal pengucapan huruf-huruf dada.</p>
<p>Latihannya : <strong>هاَ هِيْ هُوْ بَهْ هُوْ هاًَ هَنِ هَ هْ نَ مِنَ الْمُهْنِ مَهِيهاًَ هَنِهاَ</strong></p>
<p>28. Huruf <strong>ي</strong> ( YA )<br />
Huruf Ya, makhrojnya membuka kedua bibir dengan sempurna.</p>
<p>Latihannya : <strong>ياَ تِيْ يُوْ بَيْ يُوْ ياًَ يَنِ يَ يْ نَ مِنَ الْمُيْنِ مَيِيْياًَ يَنِياًَ</strong></p>
<p>Demikian sahabat muslim semua materi tahapan kedua dari materi utama Belajar Mudah Tahsin Qur’an dari Ust.Abu Rabbani. InsyaAlloh kita akan bahas materi belajar Qur’an selanjutnya pada artikel pembahasan berikutnya.<br />
Selamat belajar.</p>
<p>Materi sebelumnya :</p>
<p><a title="Belajar Mudah Tahsin Qur'an" href="http://penamuslim.com/2012/04/belajar-mudah-tahsin-quran/" target="_blank">Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an</a><br />
<a title="Belajar Mudah Tahsin Qur'an Tahapan I" href="http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-i-dasar-dasar-tahsin/" target="_blank">Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an Tahapan I</a></p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-ii-pengucapan-huruf-hijaiyah/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-ii-pengucapan-huruf-hijaiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an &#8211; Tahapan I : Dasar-dasar Tahsin</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-i-dasar-dasar-tahsin/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-i-dasar-dasar-tahsin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 17:59:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[artikel islam]]></category>
		<category><![CDATA[belajar al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Mudah Tahsin Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[membaca qur an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an &#8211; Tahapan I : Dasar-dasar Tahsin Didalam tahapan I ini akan kita memperbaiki kesalahan-kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para pembaca Al-Qur&#8217;an.Yang mana kesalahan-kesalahan itu meliputi empat hal yang seringkali dilakukan secara berulang-ulang,diantaranya : 1. Kesalahan pada pengucapan Mad Asli, yang sering diucapkan dengan harokat yang tidak tepat. Contoh: seringkali pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_802" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-i-dasar-dasar-tahsin/quran-2/" rel="attachment wp-att-802"><img class="size-thumbnail wp-image-802 " title="Belajar Mudah Tahsin Qur'an" src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/05/quran-150x150.jpg" alt="Belajar Mudah Tahsin Qur'an" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Belajar Mudah Tahsin Qur&#39;an</p></div>
<p><a title="Belajar Mudah Tahsin Qur'an" href="http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-i-dasar-dasar-tahsin/" target="_blank"><strong>Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an &#8211; Tahapan I : Dasar-dasar Tahsin</strong></a></p>
<p>Didalam tahapan I ini akan kita memperbaiki kesalahan-kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para pembaca <strong>Al-Qur&#8217;an</strong>.Yang mana kesalahan-kesalahan itu meliputi empat hal yang seringkali dilakukan secara berulang-ulang,diantaranya :</p>
<p><strong>1. Kesalahan pada pengucapan Mad Asli, yang sering diucapkan dengan harokat yang tidak tepat.</strong><br />
Contoh: seringkali pada pembacaan kalimat isti’adzah dibaca lurus /tidak diayun ketika menjumpai huruf-huruf Mad.</p>
<h3 style="text-align: right;"><strong>أ عُوْ ذُ باِ للهِ مِنَ ااشَيْطَا نِ الرّ جِيْم</strong></h3>
<p>Perhatikan kalimat ‘thooni’,secara hukum ‘thooni’ harus dibaca 2 harokat,tapi seringkali kita ucapkan melebihi kadar dua harokat.</p>
<p>Oleh karena itu didalam program tahsin pada tahapan pertama ini,kita memperbaiki tanda-tanda panjang,memperbaiki <strong>Mad Asli</strong> yang seringkali kepanjangan.Dan caranya adalah setiap menemukan tanda panjang maka suara kita diayun supaya tidak kepanjangan.Sebagai latihan bisa sahabat coba pada kalimat isti’adzah dibawah ini:</p>
<p>Silakan diayun pada setiap tanda Mad yg ada didalam kalimat tersebut.Dan jangan membacanya dengan lurus tetapi ikhtiarkan untuk di ayun.</p>
<p>Sekali lagi harap diingat baik-baik,setiap kita membaca <strong>Al-Qur’an</strong> kemudian ditemukan tanda panjang maka suara kita diayun tidak boleh kepanjangan.<br />
Kecuali kalau setelah tanda-tanda panjang kita menemukan 3 huruf,yaitu :<br />
1. Setelah tanda panjang diikuti oleh huruf hamzah <strong>ء</strong><br />
2. Setelah tanda panjang diikuti oleh huruf yang sukun ْ<br />
3. Setelah tanda panjang diikuti oleh huruf yang bertasydid</p>
<p>Contoh :</p>
<ul>
<li>Tanda panjang yang diikuti oleh huruf Hamzah ,contoh : Qs Al-Kaafirun ayat 1</li>
</ul>
<p style="text-align: right;"><strong>قل يا أيها الكافرون</strong></p>
<ul>
<li>Tanda panjang yang diikuti oleh huruf sukun atau disukunkan, contoh : akhir ayat 2 Qs Al-Fatihah</li>
</ul>
<p style="text-align: right;"><strong>الحمد لله رب العالمين</strong></p>
<ul>
<li>Tanda panjang diikuti oleh huruf Tasydid, contoh : Qs Al-Haaqqah ayat 1 atau dalam surat Al-Fatihah ayat terakhir dimana huruf ‘dho’ dibaca panjang suaranya tidak diayunkan karena setelah tanda panjang diikuti oleh huruf yang bertasydid.</li>
</ul>
<p style="text-align: right;"><strong>الحاقة</strong></p>
<p><strong>2.Kesalahan pada pengucapan Ghunnah.</strong><br />
Seringkali ghunnah pengucapannya tergesa-gesa,oleh karena itu cara memperbaikinya yaitu setiap kita menemukan huruf<strong> نّ</strong> ( nun tasydid ) ,<strong> مّ</strong> (mim taysdid ), <strong>نْ</strong> (nun mati), tanwin , <strong>مْ ب</strong> mim mati bertemu dengan ba ,tahan suaranya tidak boleh tergesa-gesa.</p>
<p>Contoh : bisa dipraktekan pada surat Al-Fil dan An-Nas</p>
<p><strong>3.Kesalahan pada pengucapan huruf fathah (vocal A)</strong></p>
<p>Pada point ketiga dari tahapan I adalah kesalahan didalam mengucapkan vocal, yaitu huruf fathah yang sering tidakjelas pengucapan vocal A nya.<br />
Misal :<br />
- a’uudzu sering dibaca eu’uudzu ,huruf a sering dibaca eu<br />
- atau kasroh huruf i dibaca dengan e, seperti kalimat aroaita dibaca aroaeta<br />
- atau kalimat awkashoyyibim sering dibaca aokashoyyibim</p>
<p>Sehingga harap diingat baik-baik point ketiga pada tahapan pertama ini adalah menyempurnakan vocal ketika kita membaca <strong>Al-Qur’an</strong>. Caranya ketika kita membaca huruf yang berharokat fathah maka ka’idahnya adalah buka mulut kita dengan bukaan yang sempurna. Atau ketika mengucapkan huruf dhomah ( u ) maka kaidahnya adalah dimonyongkan kedua bibir kita dengan monyong yang sempurna.</p>
<p>4.Kesalahan pada pengucapan huruf yang SUKUN.</p>
<p>Diantara kesalahan yang sering terjadi, seringkali ketika seorang membaca huruf sukun terdengar suara pantulan atau yang sering disebut dengan istilah ‘qolqolah’.<br />
Oleh karena itu harap diingat baik-baik setiap menemukan huruf sukun, suara kita harus mengalir dengan lembut tidak boleh mantul, kecuali lima huruf saja yaitu huruf : <strong>ب</strong> ( ba )<br />
, <strong>ج</strong> (ja), <strong>د</strong> (da), <strong>ط</strong> (tho),<strong> ق</strong> (qo). Sehingga sering untuk memudahkan mengingat kelima huruf qolqolah ini disingkat menjadi sebuah kalimat yang mudah diingat yaitu <strong>ba-ju-di tho-qo</strong>.</p>
<p>Demikian tadi tahapan pertama dari kajian <strong>Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an</strong> bersama Ust.Abu Rabbani, semoga kita semua yang senantiasa mencintai <strong>Al-Qur’an</strong> dapat dengan mudah memahami dan mengamalkannya.<br />
InsyaAlloh kita akan bahas tahapan-tahapan berikutnya pada <strong>artikel kajian tahsin</strong> berikutnya.</p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-i-dasar-dasar-tahsin/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/05/belajar-mudah-tahsin-quran-tahapan-i-dasar-dasar-tahsin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku/Ebook : Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/05/bukuebook-tamasya-ke-surga-%e2%80%93-ibnul-qayyim-al-jauziyyah/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/05/bukuebook-tamasya-ke-surga-%e2%80%93-ibnul-qayyim-al-jauziyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 00:44:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Ebook]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[buku islam]]></category>
		<category><![CDATA[ebook islami]]></category>
		<category><![CDATA[Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah]]></category>
		<category><![CDATA[Tamasya ke Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Buku/Ebook : Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Judul Buku : Tamasya ke Surga Penulis : Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Jumlah Hal : 5.58 Mb Review Singkat Buku Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Surga merupakan sesuatu yang sudah diyakini dan disahkan eksistensinya berdasarkan nash-nash (teks) Al-Qur’an, Sunnah dan informasi para Rasul terdahulu dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_797" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://penamuslim.com/2012/05/bukuebook-tamasya-ke-surga-%e2%80%93-ibnul-qayyim-al-jauziyyah/tamasyakesurga1/" rel="attachment wp-att-797"><img src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/05/tamasyakesurga1-150x150.jpg" alt="Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah" title="Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah" width="150" height="150" class="size-thumbnail wp-image-797" /></a><p class="wp-caption-text">Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah</p></div><br />
<strong>Buku/Ebook : Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah</strong></p>
<p>Judul Buku : <strong>Tamasya ke Surga</strong><br />
Penulis : <strong>Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah</strong><br />
Jumlah Hal : 5.58 Mb<br />
Review Singkat Buku Tamasya ke Surga – Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah</p>
<p><strong>Surga</strong> merupakan sesuatu yang sudah diyakini dan disahkan eksistensinya berdasarkan nash-nash (teks) <strong>Al-Qur’an</strong>, <strong>Sunnah</strong> dan informasi para Rasul terdahulu dan terakhir oleh para sahabat Nabi Shalallohu ‘alaihi wasallam, para tabi’in dan tabi’ tabi’in, Ahlus sunnah dan Ahlul Hadits seluruhnya termasuk para fuqaha dan orang-orang yang zuhud.</p>
<p>Oleh karena itu, para salafush Shalih menegaskan dalam aqidahnya bahwa surga dan neraka telah diciptakan dan kini keduanya sudah ada. Dinyatakan dalam tulisan-tulisan mereka bahwa inilah pendapat Ahlus-Sunnah dan Ahlul Hadits dan mereka tidak berbeda pendapat didalamnya.</p>
<p>Itulah sekilas gambaran dari ebook berjudul <strong>Tamasya ke Surga</strong> karya <strong>Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah</strong>, yang insyaAlloh akan memberikan kita informasi dan penjelasan tentang surga menurut <strong>Al-Qur’an</strong> dan <strong>Hadits</strong>.</p>
<p>Download Buku :</p>
<form action=" http://www.4shared.com/zip/YKq3xQUu/ibnul_qayyim_al-jauziyyah_-_ta.html " method="POST">
<input class="download" type="submit" value="Download Buku " /> </form>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/05/bukuebook-tamasya-ke-surga-%e2%80%93-ibnul-qayyim-al-jauziyyah/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/05/bukuebook-tamasya-ke-surga-%e2%80%93-ibnul-qayyim-al-jauziyyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/04/belajar-mudah-tahsin-quran/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/04/belajar-mudah-tahsin-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2012 01:02:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[al quran]]></category>
		<category><![CDATA[belajar al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Mudah Tahsin Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[membaca qur an]]></category>
		<category><![CDATA[surat quran]]></category>
		<category><![CDATA[tentang Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=792</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an Kajian belajar Al-Qur&#8217;an yang akan kita bahas ini merupakan transkrip dari VCD yang berjudul &#8221; Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an &#8221; bersama Ust.Abu Rabbani yang diterbitkan tahun 2002,ditambah beberapa dari kajian-kajian yang diperoleh dari kajian belajar tahsin Al-Qur&#8217;an secara langsung dalam majelis. Dengan hadirnya kajian belajar Al-Qur&#8217;an ini kita berharap semakin mendekatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_793" class="wp-caption alignleft" style="width: 274px"><a href="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/mushaf-quran.jpeg"><img src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/mushaf-quran.jpeg" alt="Belajar Mudah Tahsin Qur&#039;an" title="Belajar Mudah Tahsin Qur&#039;an" width="264" height="191" class="size-full wp-image-793" /></a><p class="wp-caption-text">Belajar Mudah Tahsin Qur&#039;an</p></div><br />
<strong>Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an</strong></p>
<p>Kajian <strong>belajar Al-Qur&#8217;an</strong> yang akan kita bahas ini merupakan transkrip dari VCD yang berjudul <strong>&#8221; Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an &#8221; bersama Ust.Abu Rabbani</strong> yang diterbitkan tahun 2002,ditambah beberapa dari kajian-kajian yang diperoleh dari kajian <strong>belajar tahsin Al-Qur&#8217;an</strong> secara langsung dalam majelis.</p>
<p>Dengan hadirnya kajian <strong>belajar Al-Qur&#8217;an</strong> ini kita berharap semakin mendekatkan kita kaum Muslimin dalam aktifitasnya ber-Al-Qur&#8217;an, semakin menambah semangat berinteraksi dengan <strong>Al-Qur&#8217;an</strong> karena semakin lebih menikmati proses tilawah atau <strong>membaca Al-Qur&#8217;an</strong> dari hari ke harinya dengan kualitas tilawah atau <strong>membaca Al-Qur&#8217;an</strong> yang semakin tartil sebagaimana yang Alloh Ta&#8217;ala isyaratkan dalam Al-Qur&#8217;an surat <strong>Al-Muzzammil ayat 4</strong>. Juga semakin menambah interaksi ber-Al-Qur&#8217;an dalam kaitan aktifitas <strong><a href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an ( Bagian 1 )" target="_blank">menghafal Al-Qur&#8217;an</a></strong>. </p>
<p>Ada empat tahapan yang akan dibahas dalam kajian <strong>&#8221; Belajar Mudah Tahsin Qur&#8217;an &#8220;</strong> ini diantaranya :<br />
* Tahapan I   : Dasar-dasar Tahsin<br />
* Tahapan II  : Pengucapan Huruf Hijaiyah<br />
* Tahapan III : Penyempurnaan membaca huruf-huruf Hijaiyah<br />
* Tahapan IV  : Ayat-ayat Gharibah</p>
<p>Demikian empat tahapan dari belajar Al-Qur&#8217;an yang akan kita bahas kedepan sehingga setelah selesai empat tahapan tersebut akan semakin memperbaiki aktifitas <strong>membaca Al-Qur&#8217;an</strong> kita dan melanjutkannya dengan aktifitas <strong><a href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an ( Bagian 2 )" target="_blank">menghafal Al-Qur&#8217;an</a></strong>.</p>
<p>Sebagai pembuka, artikel kajian Al-Qur&#8217;an kali ini untuk sementara sampai disini, dan akan kita lanjutkan dalam kajian bertahap tiap bab tahapan <strong>belajar Al-Qur&#8217;an</strong> dengan tahsin tilawah ini.InsyaAlloh</p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/04/belajar-mudah-tahsin-quran/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/04/belajar-mudah-tahsin-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an ( Bagian 3 )</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-3/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2012 00:09:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghafal quran 30 juz]]></category>
		<category><![CDATA[membaca qur an]]></category>
		<category><![CDATA[menghafal qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[teknik menghafal Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=760</guid>
		<description><![CDATA[Kembali kali ini kita akan melanjutkan kajian tentang teknik atau cara menghafal Al-Qur&#8217;an yang telah kita bahas di dua artikel sebelumnya.Dimana pada pembahasan Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an bagian 1 dibahas teknik no :1.Teknik memahami Ayat-Ayat yang akan dihafal dan pada bahasan Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an bagian 2 kita membahas teknik no 2.Teknik Mengulang-Ulang sebelum Menghafal serta 3. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_761" class="wp-caption alignleft" style="width: 135px"><img src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/qrn2.jpeg" alt="Teknik Menghafal Al-Qur&#039;an" title="Teknik Menghafal Al-Qur&#039;an" width="125" height="155" class="size-full wp-image-761" /><p class="wp-caption-text">Teknik Menghafal Al-Qur&#039;an</p></div>
<p>Kembali kali ini kita akan melanjutkan kajian tentang <strong>teknik atau cara menghafal<br />
Al-Qur&#8217;an</strong> yang telah kita bahas di dua artikel sebelumnya.Dimana pada pembahasan <strong><a href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an ( Bagian 1 )" target="_blank">Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an bagian 1</a></strong> dibahas teknik no :1.Teknik memahami Ayat-Ayat yang akan dihafal dan pada bahasan <strong><a href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an ( Bagian 2 )" target="_blank">Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an bagian 2</a></strong> kita membahas teknik no 2.Teknik Mengulang-Ulang sebelum Menghafal serta 3. Teknik Mendengarkan sebelum Menghafal.</p>
<p>Baik mari kita lanjutkan dengan membahas teknik menghafal Al-Qur&#8217;an selanjutnya yaitu :<br />
<strong>4. Teknik Menulis sebelum Menghafal</strong></p>
<p>Sebagian penghafal Al-Qur&#8217;an yang lain lebih cocok dengan cara menulis ayat-ayat yang akan dihafal. Cara ini merupakan warisan dari ulama-ulama pada masa dahulu. Setiap ilmu yang mereka hafal kemudian mereka tulis. Hal ini dapat kita lihat dalam gubahan syair mereka yang menganjurkan penulisan ilmu.</p>
<p>&#8221; Ilmu adalah bagaikan binatang buruan, dan menulis adalah tali pengikatnya.<br />
Maka ikatlah binatang-binatang buruanmu dengan tali-tali yang kuat.<br />
Sungguh bodoh jika anda berburu rusa, Anda biarkan ia lepas bersama binatang buruan yang lain.&#8221;</p>
<p><strong>Teknik yang Paling Efektif</strong></p>
<p>Sebenarnya teknik apapun yang Anda lakukan tidak akan terlepas dari membacanya berulang-ulang sampai Anda dapat membacanya tanpa kesalahan sedikitpun tanpa melihat mushaf. Karena sesungguhnya hakikat menghafal adalah membaca sebanyak-banyaknya sampai tertanam dalam ingatan. Sehebat apapun ingatan seseorang , jika ia tidakpernah mengulang danmemuroja&#8217;ah hafalannya,hafalan itu akan lepas dengan mudah, semudah melepas unta yang tidak diikat. Teknik-teknik diatas hanyalah langkah awal yang sering dilakukan oleh para penghafal Al-Qur&#8217;an ketika mulai menghafal. Sedangkan cara mana yang paing ideal,hampir tidak dapat dipasrikan,karena satu teknik yang cocok untuk seseorang belum tentu cocok bagi orang lain. Tugas kita adalah menemukan metode mana yang paling cocok bagi kita.</p>
<p>Untuk penulis sendiri, penulis menemukan kecocokan pada teknik yang pertama, sebagaimana pengalaman yang penulis alami pada tahun 1984. Teknik itulah yang menjadikan penulis lebih mudah menghafal dibanding cara yang lain. Namun ini bukan berarti cara yang lain ditinggalkan sama sekali. Teknik yang kedua juga sering penulis lakukan jika akal sudah letih dan tidakmampu diajak berfikir lagi. Begitu juga dengan teknik yang ketiga kadang penulis lakukan jika suara sudah habis dan serak. Bahkan cara yang ketiga penulis lakukan khusus untuk ayat-ayat yang susah dihafal, seperti untuk ayat-ayat yang mirip bentuknya yang terdapat dibeberapa surat.</p>
<p>Kesimpulannya, metode yang paling efektif adalah yang membuat kita merasa betah dan nyaman menikmati proses menghafal. Jadi silahkan Anda mencoba cara yang paling baik dan paling mudah untuk Anda lakukan. Semoga Allah Swt memberi taufik dan pertolongannya kepada kita semua. Jangan lupa benyaklah berdoa, karena apa yang kita hafal adalah kalam-kalam-Nya.</p>
<p><strong>5. Rahasia Sukses Menghafal</strong></p>
<p>Dari semua cara diatas,biasanya setiap penghafal memiliki kata kunci khusus dalam meraih keberhasilannya, sesuai dengan pengalamannya masing-masing. Oleh karena itu harus tahu pengalaman orang lain dimana letak kunci suksesnya, barangkali kita bisa mengulang dalam diri kita. Berikut ini beberapa contoh rahasia sukses para penghafal Al-Qur&#8217;an yang dapat kita ambil pelajaran:</p>
<p>1. Saya pribadi kunci suksesnya &#8211; selain pertolongan Allah dan hidayahNya &#8211; adalah kebiasaan mengkhatamkan Al-Qur&#8217;an yang sudah dilakukan sebelumnya yang berlangsung sekitar sepuluh tahun, yang dalam sebulannya sekali sampai lima kali. Sehingga ketika menghafal, ayat-ayat yang dihafal tidak terasa asing.</p>
<p>2. Seorang teman di Malang, Jawa Timur meraih keberhasilan menghafal 30 juz, karena memiliki kunci sukses, dalam bentuk kegiatan setelah selesai menyetorkan hafalan, ia membiasakan mengkhatamkan Al-Qur&#8217;an setiap hari sekali,sebanyak 120 kali.Jadi berlangsung dalam waktu empat bulan.</p>
<p>3. Para penghafal Al-Qur&#8217;an di Uzbekistan, pada umumnya mereka selalu membaca 300 sampai 500 kali ayat-ayat yang dihafalnya. Dan inilah yang menjadi kunci kesuksesan mereka.</p>
<p>Demikian tadi bahasan terakhir untuk kajian &#8216;Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an&#8217; yang diambil dari buku karya seorang ulama yang hafidz Qur&#8217;an 30 juz yaitu Ust.Abdul Aziz Abdur Rauf,Al-Hafidz,Lc.Semoga kajian &#8220;Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an&#8221; bisa menjadi sarana penambah ilmu dan motivasi untuk kita senantiasa berinteraksi dengan Al-Qru&#8217;an dan juga menghafalnya hingga selesai hafal 30 juz.InsyaAllah.</p>
<p>Bagi sahabat yang belum membaca atau ingin membaca kembali bahasan teknik menghafal Al-Qur&#8217;an sebelumnya ,silahkan :</p>
<p><a href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an ( Bagian 1 )" target="_blank">Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an ( Bagian 1 )</a><br />
<a href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an ( Bagian 2 )" target="_blank">Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an ( Bagian 2 )</a></p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-3/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an ( Bagian 2 )</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 22:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghafal quran 30 juz]]></category>
		<category><![CDATA[membaca qur an]]></category>
		<category><![CDATA[menghafal qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[teknik menghafal Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=753</guid>
		<description><![CDATA[Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an ( Bagian 2 ) Sekali lagi bahwa menghafal adalah proses mengulang sesuatu, baik dengan membaca maupun mendengar.Dan pada kajian teknik menghafal Al-Qur&#8217;an bagian ke 1 telah dibahas teknik menghafal Al-Qur&#8217;an yang pertama dari buku karya Al-Hafidz, Ust.Abdul Aziz Abdur Rauf,Al-Hafidz, Lc. Yaitu Teknik Memahami Ayat-Ayat yang Akan Dihafal. Sementara pada kajian Teknik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_754" class="wp-caption alignleft" style="width: 135px"><a href="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/qrn1.jpeg"><img src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/qrn1.jpeg" alt="Teknik Menghafal Al-Qur&#039;an" title="Teknik Menghafal Al-Qur&#039;an" width="125" height="155" class="size-full wp-image-754" /></a><p class="wp-caption-text">Teknik Menghafal Al-Qur&#039;an</p></div>
<p><a href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an" target="_blank">Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an ( Bagian 2 )</a><br />
Sekali lagi bahwa menghafal adalah proses mengulang sesuatu, baik dengan membaca maupun mendengar.Dan pada kajian <strong>teknik menghafal Al-Qur&#8217;an</strong> bagian ke 1 telah dibahas teknik menghafal Al-Qur&#8217;an yang pertama dari buku karya <strong>Al-Hafidz</strong>, <strong>Ust.Abdul Aziz Abdur Rauf,Al-Hafidz, Lc</strong>. Yaitu <strong>Teknik Memahami Ayat-Ayat yang Akan Dihafal</strong>.<br />
Sementara pada kajian Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an bagian ke 2 ini akan dibahas Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an selanjutnya yaitu :</p>
<p><strong>2. Teknik Mengulang-Ulang sebelum Menghafal</strong></p>
<p>Cara ini lebih santai tanpa harus mencurahkan seluruh pikiran. Sebelum memulai menghafal, bacalah berulang-ulang ayat yang akan dihafal. Jumlahnya sesuai kebutuhan. Sebagaian penghafal Al-Qur&#8217;an melakukannya sebanayk 35 kali pengulangan,setelah itu baru menghafal.Dengan cara seperti ini Anda akan merasakan kemudahan khusus dalammerekam ayat-ayat tersebut.Namun cara ini memerlukan kesabaran ekstra,karena akan memakan waktuyang cukup banyak.Suara Anda akan banyak terkuras.</p>
<p>Namun jangan khawatir! Allah Swt telah menciptakan pita suara manusia dengan kuat. Semakin sering dipakai untuk bersuara semain tidak mudah serak. Karena itu jangan kaget jika ketika Anda baru mulai menghafal suara Anda cepat serak. Itu hanyalah efek dari suara yang tadinya jarang dikeluarkan, kemudian mendadak banyak dikeluarkan. Yakinlah bahwa suatu saat suara Anda akan menjadi kuat dan tidak mudah serak walaupun berjam-jam bersuara.Anda bisa buktikan suara para penghafal Al-Qur&#8217;an disekitar Anda. Rata-rata mereka memiliki suara yang kuat dan tidak mudah serak.</p>
<p>Perlu Anda ketahui pula bahwa cara ini sangat cocok bagi penghafalyang daya ingatnya lemah. Hanya saja, tentu diperlukan kondisi fisik yang prima, karena Anda harus duduk dalam waktu yang lama. Cara inicocok pula bagi anak-anak yang sedang mengikuti program menghafal. Karena Anda belum bisa mengingat sendiri, jadi Andalah yang harus membacakan padanya sampai hafal.</p>
<p>3. Teknik Mendengarkan sebelum Menghafal</p>
<p>Sebagian penghafal ada yang cocok dengan cara ini, karena tidakmemerlukan pencurahan fikiran yang serius sehingga membuat fikiran cepat tegang. Penghafal hanya memerlukan keseriusan mendengar ayat-ayat yang akan dihafal. Ayat-ayat yang akan dihafal dapat didengar melalui kaset-kaset tilawah Al-Qur&#8217;an yang sudah diakui keabsahannya.</p>
<p>Mendengarkan ayat-ayat yang akan dihafal ini harus dilakukan dengan berulang-ulang. Bagi Anda yang memiliki mobil pribadi cara ini cukup bagus, karena selama perjalanan panjang dapat dimanfaaatkan untuk mendengarkan ayat-ayat yang akan dihafal. Cara ini cocok pula bagi Anda yang bekerja seharian dikantor, duduk didepan komputer. Mendengarkan kaset-kaset murottal untuk dihafal meruoakan solusi pengganti mendengarkan nasyid maupun musik, yang mendengarkannya tidak akan mendapat pahala apapun.</p>
<p>Akhirnya, setelah banyak mendengarkan, Anda dapat mulai menghafal ayat-ayat tersebut. Dan insyaAllah Anda akan mendapatkan kemudahan tersendiri ketika Anda menghafalnya.</p>
<p>Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah, bahwa menghidupkan Al-Qur&#8217;an lewat shalat berjama&#8217;ah, baik wajib maupun sunnah, dapat memudahkan seorang mukmin yang cinta berjamaah untuk menghafal Al-Qur&#8217;an. Rasulullah Saw dalam shalatnya selalu memperdengarkan ayat-ayat dan surat-surat yang panjang, tidak terbatas pada surat-surat pendek.</p>
<p>Dapat kita bayangkan jika seseorangterbiasa shalat berjama&#8217;ah sekian tahun, berarti berapa banyak ayat dan surat yang akrab dalam ingatannya. Dan saat ia serius untuk menghafalnya, tentunya dengan seizin Allah ia akan menghafal ayat-ayat tersebut dengan mudah. Sayangnya kenyataan yang terjadi dimasyarakat, seringkali para imam shalat terbatas dalam bacaan. Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas dan surat-surat pendek lainnya merupakan bacaan yang lazim. Maka wajar jika surat-surat ini saja yang sering diohafal oleh masyarakat. Sementara surat-surat yang lainnya, jangankan hafal ayat-ayatnya, hafal nama surat-suratnya pun tidak.</p>
<p>Ada beberapa teknik lagi yang akan kita bahas namun insyaAllah itu akan kita lanjutkan di pembahasan berikutnya.</p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an ( Bagian 1)</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 16:59:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[membaca qur an]]></category>
		<category><![CDATA[menghafal qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[quran 30 juz]]></category>
		<category><![CDATA[teknik menghafal Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an Menghafal adalah proses mengulang sesuatu, baik dengan membaca maupun mendengar.Pekerjaan apapun jika sering diulangi pasti hafal.Tak heran jika kita lihat sebagian masyarakat Indonesia,terutama kakek dan neneknya, rata-rata hafal surat Yaasin dan Al-Mulk.Burung kakaktua pun mampu menghafal sejumlah susunan kata karena sering mendengar kata-kata tersebut. Maka kalau burung saja mampu menghafal sejumlah kata, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_748" class="wp-caption alignleft" style="width: 135px"><a href="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/qrn.jpeg"><img class="size-full wp-image-748" title="Teknik Menghafal Al-Qur'an" src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/qrn.jpeg" alt="Teknik Menghafal Al-Qur'an" width="125" height="155" /></a><p class="wp-caption-text">Teknik Menghafal Al-Qur&#39;an</p></div>
<p><a title="Teknik Menghafal Al-Qur'an" href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/" target="_blank"><strong>Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an</strong></a></p>
<p><strong>Menghafal</strong> adalah proses mengulang sesuatu, baik dengan membaca maupun mendengar.Pekerjaan apapun jika sering diulangi pasti hafal.Tak heran jika kita lihat sebagian masyarakat Indonesia,terutama kakek dan neneknya, rata-rata hafal surat <strong>Yaasin</strong> dan <strong>Al-Mulk</strong>.Burung kakaktua pun mampu menghafal sejumlah susunan kata karena sering mendengar kata-kata tersebut.</p>
<p>Maka kalau burung saja mampu menghafal sejumlah kata, apalagi manusia.Jika rajin, dengan seizin Allah ia jauh lebih mampu dari burung kakatua.Anak kecil kadang mampu mengucapkan dengan persis iklan yang biasa didengarnya dari radio atau TV.</p>
<p>Oleh karena itu siapapun dapat <strong>menghafal Al-Qur&#8217;an</strong>, anak-anak, remaja, bahkan orang tua, asal ada kemauan yang kuat akan hafal sebagian atau seluruh ayat-ayat Al-Qur&#8217;an.Sahabat-sahabat Rasulullah Saw. rata-rata <strong>mengenal Al-Qur&#8217;an</strong> ketika usia dewasa. Ini berarti umur bukan penghalang utama dalam <strong>menghafal Al-Qur&#8217;an</strong>, bukan pula kesibukan atau status sosial.</p>
<p>Penghalang utama <strong>menghafal Al-Qur&#8217;an</strong> adalah rasa malas, tidak ada kemauan, hilang akal dan mati hati. Jika penyakit-penyakit diatas lenyap, insyaAllah Al-Qur&#8217;an akan mudah dihafal.Sedang banyak sedikit jumlah hafalan tergantung tekad yang dimiliki.Namun memang tiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda dalam mengingat sesuatu yang diulang-ulang.Sebagian hafal dengan pengulangan lima kali, sebagian yang lain akan hafal kalau diulang 20 kali bahkan 30 kali,yang penting akhirnya akan sampai hafal diluar kepala.</p>
<p>Namun dengan memahami <strong>teknik menghafal Al-Qur&#8217;an</strong> yang efektif, insyaAllah kekurangan-kekurangan yang ada dapat diatasi.Ada beberapa teknik menghafal Al-Qur&#8217;an yang sering dilakukan oleh para penghafal, diantaranya:</p>
<p><strong>1. Teknik memahami Ayat-Ayat yang akan dihafal</strong></p>
<p>Teknik ini biasanya cocok untukorang-orang yang berpendidikan.Ayat-ayat yang akan dihafal difahami terlebih dahulu.Dapat dilakukan dengan menggunakan terjemahan Al-Qur&#8217;an Departemen Agama.Lebih ideal kalau difahami melalui kitab tafsir, hingga terasa makna yang luas dalam setiap ayatnya.</p>
<p>Ukurlah kekuatan menghafal Anda,kemudian tentukan berapa halaman kemampuan otak Anda mengingat.Jika dua halaman misalnya dalam satu jam , maka fahami dua halaman ayat-ayat tersebut dengan baik maksudnya, hingga terbayang semua maksudnya ketika Anda membacanya.</p>
<p>Setelah faham, cobalah baca berkali-kali sampai Anda dapt mengingatnya.Dan jangan lupa ketika Anda mengulang-ulang, otak Anda ikut mengingat maksud tiap ayat yang Anda baca.InsyaAllah Anda dapat memperoleh hafalan lebih cepat.Dengan cara ini alhamdulillah penulis dapat menyelesaikan hafalan dalam enam bulan.</p>
<p>Sekarang cobalah baca ayat-ayat yang tengah Anda hafal tanpa melihat mushaf, ulang berkali-kali hingga tidak terjadi kesalahan sedikitpun dan hafalan Anda lancar sepertiair yang mengalir.</p>
<p>Namun tunggu dulu! jangan cepat puas dengan apa yang Anda dapat saat ini! hafalan Anda teruji dengan baik jika Anda tetap lancar membacanya tanpa melihat mushaf.Jika Anda masih mendapatkan kesalahan dan lupa beberapa ayat, ulangi terus hingga bersih dari kesalahan. Tahapan-tahapan ini perlu dilakukan agar ketika Anda menyetorkan hafalan akan merasakan kepuasan tersendiri selesai setor. Oleh karena itu usahakanlah menyetorkan hafalan dalam kondisi prima, hal ini akan menambah semangat untuk meneruskan hafalan berikutnya. Dan sebaliknya, kondisi hafalanyang tidak lancar dapat mematahkan semangat menghafal.</p>
<p>Baik untuk sementara pembahasan tentang Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an sampai disini dahulu, agar proses memahami <a title="Teknik Menghafal Al-Qur'an" href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/" target="_blank">Teknik Menghafal Al-Qur&#8217;an</a> ini bisa kita peroleh dan amalkan.InsyaAllah akan kita teruskan dengan beberapa teknik lainnya dari <strong>Ustadz Abdul Aziz Abdur Rauf, Al-HafidZ, Lc</strong> dalam bukunya <strong>&#8220;Menghafal Al-Qur&#8217;an Itu Mudah&#8221;</strong> diartikel kajian ilmu Al-Qur&#8217;an selanjutnya insyaAllah.</p>
<p>Sumber : Buku &#8220;Menghafal Al-Qur&#8217;an Itu Mudah&#8221; ( Kiat Sukses Menjadi Hafidz Da&#8217;iyah Sarat dengan Penanaman Motivasi, Penjelasan Teknis dan Pemecahan Masalah )</p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/04/teknik-menghafal-al-quran-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sinopsis Buku Mukjizat Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/04/sinopsis-buku-mukjizat-al-quran/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/04/sinopsis-buku-mukjizat-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 23:29:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku islam]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu al quran]]></category>
		<category><![CDATA[kajian al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis Buku Mukjizat Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=738</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Buku &#8220;Mukjizat Al-Qur&#8217;an&#8221; karya M.Quraish Shihab Judul Buku : Mukjizat Al-Qur&#8217;an : Ditinjau Dari Aspek Kebahasaan,Isyarat Ilmiah dan Pemberitaan Ghaib Penulis : Prof.M.Quraish Shihab Penerbit : MIZAN Tahun Terbit : Cetakan I (1997), Cetakan XII (2003), Cetakan XII (2003) Jumlah Halaman: 311 Hal Kata Mukjizat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai &#8220;kejadian ajaib [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_741" class="wp-caption alignleft" style="width: 88px"><a href="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/MukizatAl-quran1.jpg"><img src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/04/MukizatAl-quran1.jpg" alt="Sinopsis Buku Mukjizat Al-Quran" title="Sinopsis Buku Mukjizat Al-Quran" width="78" height="114" class="size-full wp-image-741" /></a><p class="wp-caption-text">Sinopsis Buku Mukjizat Al-Quran</p></div><br />
<strong><a href="http://penamuslim.com/2012/04/sinopsis-buku-mukjizat-al-quran/" title="Sinopsis Buku Mukjizat Al-Qur'an" target="_blank">Sinopsis Buku &#8220;Mukjizat Al-Qur&#8217;an&#8221; karya M.Quraish Shihab</a></strong></p>
<p>Judul Buku : Mukjizat Al-Qur&#8217;an : Ditinjau Dari Aspek Kebahasaan,Isyarat Ilmiah dan Pemberitaan Ghaib<br />
Penulis : Prof.M.Quraish Shihab<br />
Penerbit : MIZAN<br />
Tahun Terbit : Cetakan I (1997), Cetakan XII (2003), Cetakan XII (2003)<br />
Jumlah Halaman: 311 Hal</p>
<p>Kata <strong>Mukjizat</strong> dalam <strong>Kamus Besar Bahasa Indonesia</strong> diartikan sebagai &#8220;kejadian ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia.&#8221; Pengertian ini tidak sama dengan pengertian mukjizat dalam istilah <strong>agama Islam</strong>.</p>
<p><strong>Mukjizat</strong> didefinisikan oleh pakar <strong>agama Islam</strong>,antara lain, sebagai &#8220;sesuatu hal atau peristiwa luar biasa yang terjadi melalui seseorang yang mengaku nabi sebagai bukti kenabiannya yang ditantangkan kepada yang ragu, untuk melakukan atau mendatangkan hal serupa, namun mereka tidak mampu melayani tantangan itu.&#8221;</p>
<p>Jika memperhatikan definisi diatas, terlihat sekian unsur penting yang harus menyertai sesuatu itu sehingga ia dapat dinamai mukjizat.Unsur-unsur tersebut adalah:<br />
1. Hal atau peristiwa yang luar biasa<br />
2. Terjadi atau dipaparkan oleh seseorang yang mengaku nabi<br />
3. Mengandung tantangan terhadap yang meragukan kenabian<br />
4. Tantangan tersebut tidak mampu atau gagal dilayani</p>
<p>Sunnatullah atau kebiasaan Alloh yang diberlakukan oleh-Nya kepada para nabi terdahulu dalam hal <strong>mukjizat</strong>, juga diberlakuakan terhadap <strong>Nabi Muhammad saw</strong>. sebagaimana akan dijelaskan dengan dengan sedikit rinci pada tiap bab dari buku <strong>&#8220;Mukjizat Al-Qur&#8217;an&#8221;</strong> ini.<br />
Tantangan yang diajukan oleh para nabi kepada yang ragu,selalu disesuaikan dengan aspek yang mereka paling katahui pada masa itu.Sehingga pembuktian kenabian dengan mukjizat pada waktu itu sesuai dengan apa yang difahami ummat dijamannya setiap nabi.</p>
<p>Makna &#8220;Mukjizat Al-Qur&#8217;an&#8221;</p>
<p>Jika kita berkata &#8220;mukjizat Al-Qur&#8217;an&#8221; maka ini berarti bahwa mukjizat (bukti kebenaran)tersebut adalah mukjizat yang dimiliki atau terdapat didalam Al-Qur&#8217;an,bukanya bukti kebenaran yang datang dari luar Al-Qur&#8217;an atau faktor luar.<br />
Al-Qur&#8217;an biasa didefinisikan sebagai &#8220;firman-firman Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril sesuai redaksi-Nya kepada Nabi Muhammad Saw., dan diterima oleh <strong>umat Islam</strong> secara tawatur.&#8221;</p>
<p>Keagungan dan kesempurnaan <strong>Al-Quran</strong> bukan hanya diketahui atau dirasakan oleh mereka yang mempercayai dan mengharapkan petunjuk-petunjuknya, tetapi juga oleh semua orang yang mengenal secara dekat Al-Qur&#8217;an.Karena, tiada satu bacaaanpun sejak manusia mengenal tulis baca sekitar lima ribu tahun yang lalu yang keadaannya sama dengan Al-Qur&#8217;an.Bacaan yang amat sempurna lagi mulia itu.</p>
<p>Tiada satu bacaanpun yang dibaca oleh ratusan juta orang baik mereka yang mengerti artinya maupun yang tidak mengerti, bahkan dihafal redaksinya,huruf demi huruf sperti halnya <strong>Al-Qur&#8217;an</strong>.Lalu, anehnya, para juara pembacanya seringkali adalah mereka yang bahasa ibunya bukan <strong>bahasa Al-Qur&#8217;an</strong>.</p>
<p>Tiada satupun bacaan yang mendapat perhatian sedemikian serius melebihi Al-Qur&#8217;an, perhatian yang tidak hanya tertuju kepada sejarahnya secaram umum,tetapi sejarahnya ayat demi ayat,baik dari masa,musim, dan waktu turunnya kepada sebab-sebab turunnya atau kali-kali turunnya.</p>
<p>Rasulullah Saw. yang menerima <strong>Al-Qur&#8217;an</strong> dan yang paling yang tahu tentang kandungannya,melukiskan <strong>Al-Qur&#8217;an</strong> sebagai &#8220;didalamnya terdapat kabar masa lampau, berita masa datang,tidak lekang oleh panas,tidak lapuk oleh hujan,tidak terhenti keajaibannya, dan tidak pula usang oleh banyaknya diskusi tentangnya.&#8221;<br />
Kabar berita yang beliau maksudkan bukan seluruh kabar masa lampau dan berita masa datang. Bahwa kitab suci ini tidak terhenti keajaibannya, adalah satu lukisan yang benar, karena kalimat kalimatnyasedemikian oadat dan sarat makna,sehingga apa yang dihindangkannya dapat selalu segar dan baru.Betapa seluruh kandungan dan keistimewaaan Al-Qur&#8217;an dapat dihidangkan sedangkan kemampuan manusia sangat terbatas, dan keberadaannya dipebtas bumi ini terikat oleh waktu.</p>
<p>Dari sinilah kita harus mengakui bahwa kemukjizatan dan keistimewaan Al-Qur&#8217;an yang dipaparkan oleh siapapun dan kapanpun belum mencerminkan keseluruhan mukjizat dan keistimewaannya.Bahkan tidak mungkin mencakup seluruh keistimewaan Kitab suci ini, dan karena itu &#8220;keajaiban tidak akan berakhir dan tidak pernah pula akan usang, sebanyak apapun uraian dan diskusi dilakukan terhadapnya&#8221; sebagaimana sabda Nabi Saw.</p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/04/sinopsis-buku-mukjizat-al-quran/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/04/sinopsis-buku-mukjizat-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sinopsis Buku : 10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/03/sinopsis-buku-10-kebiasaan-manusia-sukses-tanpa-batas/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/03/sinopsis-buku-10-kebiasaan-manusia-sukses-tanpa-batas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 18:58:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku islam]]></category>
		<category><![CDATA[cara sukses]]></category>
		<category><![CDATA[kiat sukses]]></category>
		<category><![CDATA[orang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis Buku : 10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas]]></category>
		<category><![CDATA[tips sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Buku &#8220;10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas&#8221; Judul Buku : 10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas Penulis : DR.Ibrahim Hamd Al-Qu&#8217;ayyid Penerbit : Maghfirah Pustaka Tahun Terbit : 2005 Jumlah Halaman : 432 hal Kesuksesan bukanlah sekedar konsep, prinsip, ataupun pendapat-pendapat yang kita pelajari atau kita dengar dari orang lain, tetapi kesuksesan adalah sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_731" class="wp-caption alignleft" style="width: 110px"><a href="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/03/t_10-Kebiasaan-Manusia-Sukses-Tanpa-Batas_small.jpg"><img class="size-full wp-image-731" title="10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas" src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/03/t_10-Kebiasaan-Manusia-Sukses-Tanpa-Batas_small.jpg" alt="10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas" width="100" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas</p></div>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong><a title="10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas" href="http://penamuslim.com/2012/03/sinopsis-buku-10-kebiasaan-manusia-sukses-tanpa-batas/" target="_blank">Sinopsis Buku &#8220;10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas&#8221;</a></strong></span></p>
<p>Judul Buku : <span style="text-decoration: underline;"><strong>10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas</strong></span><br />
Penulis : DR.Ibrahim Hamd Al-Qu&#8217;ayyid<br />
Penerbit : Maghfirah Pustaka<br />
Tahun Terbit : 2005<br />
Jumlah Halaman : 432 hal</p>
<p><strong>Kesuksesan</strong> bukanlah sekedar konsep, prinsip, ataupun pendapat-pendapat yang kita pelajari atau kita dengar dari orang lain, tetapi <strong>kesuksesan</strong> adalah sebuah proses perjalanan dari pengalaman dan keahlian seorang manusia yang berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang lama.</p>
<p>Jadi, <strong>kesuksesan</strong> adalah keberhasilan seseorang dalam melakukan interaksi aktif dengan berbagai situasi dan kondisi yang ada pada kurun waktu dan tempat tertentu sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya.Kesuksesan adalah membiasakan diri untuk hidup dengan cara tertentu,menghadapi persoalan dengan langkah efektif,membiasakan diri berinteraksi dengan waktu,dan membiasakan diri untuk menjalankan sebuah profesi,pekerjaan atau tugas secara profesional dan tepat.</p>
<p>Ya.<strong>Kesuksesan</strong> adalah sejumlah kebiasaan yang agung dan mulia yang harus dilaksanakan adanya upaya dan alokasi waktu yang besar serta dibutuhkan kesabaran,tekad, dan pengorbanan.Hasil-hasil kesuksesan sebagaimana dapat kita lihat dalam buku ini merupakan hasil-hasil yang bersifat pasti dan dapat mengubah kehidupan manusia serta menjadikan masa depan yang menjanjikan, istimewa, dan berbeda.</p>
<p>Buku ini sengaja dirancang untuk membantu kita menemukan dan mengenal diri kita sendiri melalui berbagai sarana dan mekanisme yang dapat menunjang <strong>kesuksesan</strong>.Buku ini juga melatih kita untuk mewujudkan perubahan-perubahan internal dengan <strong>cara-cara</strong> sebagai berikut :<br />
1. Mengenalkan kepada kita konsep-konsep, asas-asas yang menjadi landasan bagi kebahagiaan dan kesuksesan dalam kehidupan manusia.<br />
2. Mengenalkan kepada kita sepuluh kebiasaan yang dapat membantu kita dalam mewujudkan kebahagiaan dan kesuksesan.<br />
3. Menyuguhkan mekanisme-mekanisme dan cara-cara untuk membangun dan memperkokoh sepuluh kebiasaan tersebut.<br />
4. Mengenalkan kita dengan diri kita sendiri dan mengungkap titik-titik kekuatan dan kelemahan yang dimiliki.</p>
<p>Buku <strong><a title="10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas" href="http://penamuslim.com/2012/03/sinopsis-buku-10-kebiasaan-manusia-sukses-tanpa-batas/" target="_blank">&#8220;10 Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas&#8221;</a></strong> ini membahas 10 bab utama yang bisa menjadi <span style="text-decoration: underline;"><strong>tips sukses</strong></span>,<span style="text-decoration: underline;"><strong>kiat sukses</strong></span> dan ataupun <span style="text-decoration: underline;"><strong>cara cara sukses</strong></span> untuk kehidupan kita, dan 10 judul bahasan buku ini yaitu :<br />
<strong>1. Berusaha Mencapai Keunggulan<br />
2. Menentukan Tujuan<br />
3. Menyusun Prioritas<br />
4. Membuat Rencana<br />
5. Fokus<br />
6. Manajemen Waktu<br />
7. Berjuang Melawan Diri Sendiri<br />
8. Kepiawaian Berkomunikasi<br />
9. Berpikir Positif<br />
10. Seimbang</strong></p>
<p>Sepuluh kebiasaan ini merupakan kebiasaan-kebiasaan yang agung dan mulia dan merupakan gabungan antara aspek-aspek keimanan, etika dalam bekerja atau menjalankan profesi, serta aspek manajemen, psikologis, dan sosial.</p>
<p><strong>Buku</strong> ini adalah konsep untuk <strong>mewujudkan kebahagiaan dan kesuksesan</strong> bagi setiap orang yang mendasarkan kehidupan dan pandangannya terhadapalam semesta, manusia dan kehidupan itu sendiri pada sebuah tujuan untuk mewujudkan <strong>kebahagiaan dan kesuksesan didunia dan akhirat</strong> dibawah naungan Allah.</p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/03/sinopsis-buku-10-kebiasaan-manusia-sukses-tanpa-batas/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/03/sinopsis-buku-10-kebiasaan-manusia-sukses-tanpa-batas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jilbab sebagai Baju dan Busana Muslimah</title>
		<link>http://penamuslim.com/2012/03/jilbab-sebagai-baju-dan-busana-muslimah/</link>
		<comments>http://penamuslim.com/2012/03/jilbab-sebagai-baju-dan-busana-muslimah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2012 05:29:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ali hidayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[baju busana muslim]]></category>
		<category><![CDATA[baju muslim]]></category>
		<category><![CDATA[busana islam]]></category>
		<category><![CDATA[jilbab sebagai baju dan busana muslimah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penamuslim.com/?p=723</guid>
		<description><![CDATA[Kewajiban mengenakan Jilbab sebagai Baju atau Busana bagi kaum Muslim(ah) adalah sesuatu yang sudah diatur oleh Allah Ta’ala melalui Al-Qur’an dan Hadits Nabi sholallohu’alaihi wassalam. Namun sebelumnya mari kita ketahui dahulu definisi jilbab,dimana menurut Syaikh Nashiruddin Al-albani dalam kitabnya “Jilbab Wanita Muslimah”(Jilbab Al-Mar’ah Muslimah) bahwa jilbab adalah kain yang dikenakan oleh kaum wanita untuk menutup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_724" class="wp-caption alignleft" style="width: 135px"><a href="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/03/pena-banner1.gif"><img class="size-full wp-image-724" title="Jilbab Sebagai Baju Busana Muslimah" src="http://penamuslim.com/wp-content/uploads/2012/03/pena-banner1.gif" alt="Jilbab Sebagai Baju Busana Muslimah" width="125" height="125" /></a><p class="wp-caption-text">Jilbab Sebagai Baju Busana Muslimah</p></div>
<p>Kewajiban mengenakan <span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="http://penamuslim.com/2012/03/jilbab-sebagai-baju-dan-busana-muslimah/" title="Jilbab Sebagai Baju dan Busana Muslim" target="_blank">Jilbab sebagai Baju atau Busana bagi kaum Muslim(ah)</a></strong></span> adalah sesuatu yang sudah diatur oleh Allah Ta’ala melalui Al-Qur’an dan Hadits Nabi sholallohu’alaihi wassalam.<br />
Namun sebelumnya mari kita ketahui dahulu <strong>definisi jilbab</strong>,dimana menurut Syaikh Nashiruddin Al-albani dalam kitabnya<strong> “Jilbab Wanita Muslimah”</strong>(Jilbab Al-Mar’ah Muslimah) bahwa <strong>jilbab adalah</strong> kain yang dikenakan oleh kaum wanita untuk menutup tubuhnya diatas pakaian yang ia kenakan.<br />
Sementara beberapa <strong>ahli tafsir Al-Qur&#8217;an</strong> mendefinisikan <strong>jilbab adalah</strong>:<br />
• <strong>Al-Balghawi mengatakan bahwa jilbab adalah</strong> pakaian yang dikenakan wanita merangkapi khimar dan pakaian yang biasanya dikenakan dirumah.Dan khimar adalah sejenis kerudung yang tidak menutup kepala.<br />
• <strong>Ibnu Hazm berkata bahwa jilbab</strong> yang diperintahkan untuk dipakai oleh wanita,menurut bahasa Arab adalah yang menutup seluruh tubuh,bukan yang hanya menutup sebagian tubuh.<br />
•<strong> Ibnu Katsir juga mengatakan bahwa jilbab adalah</strong> selendang yang dipakai merangkapi khimar,yang sekarang ini sama seperti izar(kain sarung)<br />
Demikian tadi beberapa definisi tentang jilbab menurut para ulama sebagai pembuka pertama wawasan kita tentang jilbab.</p>
<p>Bagaimana ayat-ayat Al-Quran menjelaskan tentang jilbab ini mari kita simak ayat-ayat berikut ini :</p>
<p style="text-align: right;">Q.S An-Nur ayat 31<br />
<strong>وقل للمؤمنات يغضضن من أبصارهن ويحفظن فروجهن ولا يبدين زينتهن إلا ما ظهر منها وليضربن بخمرهن على جيوبهن ولا يبدين زينتهن إلا لبعولتهن أو آبائهن أو آباء بعولتهن أو أبنائهن أو أبناء بعولتهن أو إخوانهن أو بني إخوانهن أو بني أخواتهن أو نسائهن أو ما ملكت أيمانهن أو التابعين غير أولي الإربة من الرجال أو الطفل الذين لم يظهروا على عورات النساء ولا يضربن بأرجلهن ليعلم ما يخفين من زينتهن وتوبوا إلى الله جميعا أيها المؤمنون لعلكم تفلحون</strong></p>
<p>“Katakanlah kepada wanita yang beriman: &#8220;Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” Q.S An-Nur ayat 31</p>
<p>Q.S Al-Ahzab ayat 59</p>
<p style="text-align: right;"><strong>يا أيها النبي قل لأزواجك وبناتك ونساء المؤمنين يدنين عليهن من جلابيبهن ذلك أدنى أن يعرفن فلا يؤذين وكان الله غفورا رحيما</strong></p>
<p>“ Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: &#8220;Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka&#8221;. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” Q.S Al-Ahzab ayat 59</p>
<p>Dan <strong>tuntunan jilbab dalam Hadits</strong> disebutkan diantaranya :</p>
<p>&#8220;Rasulullah _ memerintahkan kami keluar untuk shalat Idul Fitri dan IdulAdha, baik yang masih gadis yang sedang menginjak dewasa,wanita-wanita yang sedang haidh maupun wanita-wanita yang dipingit.<br />
Adapun wanita-wanita yang sedang haidh mereka tidak mengerjakan shalat, namun mereka menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum muslimin. Aku berkata, &#8216;Wahai Rasulullah, salah seorang di antara kami ada yang tidak mempunyai jilbab.&#8217; Beliau menjawab,&#8217;Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbabnya.&#8217;&#8221;(H.R Bukhari – Muslim)</p>
<p>Demikian secara singkat penjelasan mengenai bagaimana semestinya seorang <strong>muslim/muslimah</strong> <strong>berbusana</strong> atau berpakaian menurut tuntunan Islam.Dan <strong>Baju/Busana Muslim</strong> itu adalah sesuatu yang sudah jelas di perintahkan oleh Al-Quran dan dicontohkan oleh sunnah Nabi sebagai <strong>jilbab</strong> yang mana jika kita ambil definisi singkat <strong>Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.</strong></p>
<p>Untuk itu mari kita evaluasi kembali terkhususkan untuk sahabat-sahabat Muslimah,bagaimana saat ini kondisi berbusana atau baju kita.Sudahkah sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Sunnah Nabi,sudahkah sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh para ulama tentang Jilbab menurut Al-Qur’an dan Hadits?</p>
<p>Atau sudahkah jilbab yang kita kenakan sesuai dengan<span style="text-decoration: underline;"> syarat-syarat berjilbab</span> yang disyari’atkan?</p>
<p>Semoga kita senantiasa termasuk dari golongan hamba-Nya yang selalu merindukan keselamatan dengan berpegang teguh pada Kitab Alloh dan Sunnah Rasul.InsyaAlloh.</p>
<g:plusone href="http://penamuslim.com/2012/03/jilbab-sebagai-baju-dan-busana-muslimah/"  size="standard"   annotation="none"  ></g:plusone>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penamuslim.com/2012/03/jilbab-sebagai-baju-dan-busana-muslimah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

