Carilah Teman Yang Shalih.

Alangkah bahagianya ketika seseorang diberikan teman, sahabat atau pasangan hidup yang shalih (baik), karena setiap perkatan dan sikapnya akan selalu menularkan buih-buih kebaikan.

Impian yang anda harapkan akan semakin dekat kehadiranya, dialah yang membangunkan saat kita terjatuh, dan dialah yang akan menuntun saat-saat kita sudah lelah, sehingga cepatlah sampai kepada titik kesuksesan. Dia merupakan kenikmatan besar setelah nikmat Islam, sebagaimana perkataan Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu,

مَا أُعْطِيَ العَبْدُ بعد الإسلام نعمة خیر من أخ صالح فإذا وجد أحدكم ودا من أخیه فلیتمسك به

“Tidaklah seorang hamba di berikan nikmat lebih baik setelah nikmat islam dari pada saudara yang shalih, maka jika salah satu diantara kalian mendapati rasa cinta dari saudaranya hendaknya dia berpegang teguh padanya”.

Mengapa Umar radhiyallahu’anhu menyuruh demikian? Karena mendapatkan teman yang baik sangatlah susah, sedangkan berpisah denganya terlalu mudah. Imam Syafi’i pernah berkata:

إذا كان لك صدیق یعینك على الطاعة فشد یدیك به فإن اتخاذ الصدیق صعب ومفارقته سهلة.

“Jika kamu memiliki teman yang bisa membantumu untuk menjalankan ketaatan maka peganglah erat-erat tanganya, karena menjadikan dia sebagai teman sangat susah sedangkan berpisah denganya sangatlah mudah.”

Terkadang teman shalih lebih baik dari pada istri dan anak-anakmu, yaitu tatkala keluargamu selalu menuntuk perkara duniawi, sehingga kamu akan terpikat dengan dunia, sedangkan teman yang shalih akan senantiasa mengingatkanmu kepada urusan akhirat. Imam Hasan Al-Bashri radhiyallahu’anhu pernah berkata,

إخواننا أحب إلینا من أهلنا وأولادنا لأن أهلنا یذكروننا بالدنیا وإخواننا یذكروننا بالأخرة

“Saudara-saudara kami lebih kami cintai dari pada istri dan anak-anak kami, karena keluarga mengingatkan kami kepada dunia sedangkan saudara-saudara kami mengingatkan kepada akhirat.”

Jadikanlah nasehat pertama yang engkau hadiahkan kepada sang buah hati untuk bersahabat dengan orang shalih, karena dia mempunyai pengaruh sangat kuat kepada keadaan seorang anak, juga memiliki andil  dalam membentuk karakter seorang anak, baik atau buruknya anak anda tergantung dengan siapa dia berteman.

Luqman Al-Hakim pernah menasehati anaknya seraya berkata,

“Wahai anaku, jadikanlah usaha pertamamu (setelah iman) adalah mencari teman yang jujur, karena dia bagaikan sebuah pohon yang mana jika kamu duduk di bawahnya dia akan menaungimu, jika kamu ambil maka dia akan memberikan makanan kepadamu dan jika dia tidak bisa memberikan manfaat kepadamu maka dia tidak akan membahayakanmu.”

Ada dua ulama yang memiliki hubungan persahabatan cukup baik, yaitu Imam Syafii dan Imam Ahmad rahimahumallah. Pada suatu hari Imam Ahmad pernah merasakan sakit parah, dia selalu berbaring di atas kasur, dan Imam Syafii menjenguknya.

Ketika Imam Syafii melihat rasa sakit yang sedang dihadapi imam Ahmad, dia sangat bersedih, sehingga beliaupun menjadi sakit. Tatkala Imam Ahmad mengetahui berita bahwa Imam Syafii sakit, maka dia berusaha untuk menjenguknya.

Disaat Imam Syafii melihat Imam Ahmad, beliaupun melantutkan syair,

“Ketika sang kekasih sakit maka akupun menjenguknya. Lalu akupun sakit dikarenakan rasa duka cita kepadanya. Ketika sang kekasih sembuh, dia menjengukku. Kemudian akupun sembuh setelah melihatnya.”

Ingat, Teman shalih tidak hanya memberikan kebaikan kepada kita di dunia, namun di akhirat kelak kebaikan akan selalu kita rasakan. Allah SWT berfirman,

وَسِیقَ ٱلَّذِینَ ٱتَّقَوا رَبَّهُم إِلَى ٱلجَنَّةِ زُمَرًا

“Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga berombong-rombongan.” (QS. Az-Zumar:73).

Ibnu Qoyim berkata dalam menafsirkan ayat ini, “Allah SWT enggan untuk memasukan manusia kepada sorga sediri-sendiri, setiap pertemanan (karena Allah) mereka akan masuk sorga bersama-sama.”

Ya Allah karuniakanlah kepada kami teman  shalih, istri shalihah dan keturunan yang shalih, karena mereka lah yang akan membantuku untuk senantiasa mentaati perintahmu.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top